Jadwal US/USBN: 9-17 April 2018. Jadwal UKK/PAT Sem.Genap: 2-8 Mei 2018. Penyerahan rapor: 26 Mei 2018. Masuk kembali TP 2018/2019: 9 Juli 2018. Selamat belajar, selamat berprestasi. Semoga sukses

Slider[Style1]

Galeri Video

Powered by: Youtube

Kegiatan Sekolah

Pengumuman

Prestasi Sekolah

Profil Sekolah

Galeri

Mutasi, SMPN 2 Muara Uya Ditinggal Dua Guru

Kabar kurang menyenangkan harus diterima warga SMPN 2 Muara Uya. Terkait pemetaan guru, dua guru harus dimutasikan oleh BKD melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong. Beliau adalah Ibu Hj.Lilis Kurniasih, S.Pd. (guru Matematika) dan Ibu Sutami, S.Pd (guru IPA). Dikutip dari SK yang diterimakan oleh Kepala Sekolah, Ibu Hj.Lilis dimutasikan ke SMPN 1 Haruai dan Ibu Sutami dimutasikan ke SMPN 3 Muara Uya.

Keputusan ini harus diambil pihak berwenang karena saat ini, dengan tiga lokal (rombel), ada dua mata pelajaran yang memiliki dua guru, yaitu Matematika dan IPA. Sekaligus ini juga kabar yang cukup menyedihkan bagi SMPN 2 Muara Uya.
Namun, kita harus ucapkan semoga Ibu Hj.Lilis dan Ibu Sutami dapat mengemban amanah di tempat tugas yang baru.

Permendikbud No.21 tahun 2015 tentang Aturan Hari Pertama Masuk Sekolah TP 2015/2016

PERMENDIKBUD NO 21/2015
TENTANG ATURAN HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH

Dalam menyambut tahun pelajaran baru 2015/2016, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan aturan teknis yang berkaitan dengan hari pertama masuk sekolah.
Aturan teknis tersebut tertuang dalam Permendikbud No 21 tahun 2015, dan aturan tersebut sudah disosialisasikan ke seluruh dinas pendidikan tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Aturan teknis tersebut adalah :
1. Sekolah wajib melaksanakan upacara bendera setiap Senin.
Hal ini dimaksudkan mendidik kedisiplinan siswa, membiasakan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Pelaksanaan upacara bendera juga mendidik siswa menjadi seorang pemimpin yang bertanggungjawab. Yakni melalui penugasan panitia upacara secara bergilir.
2. Orangtua wajib mengantar anaknya ke sekolah di hari pertama masuk.
Kemendikbud ingin memperdalam keterikatan orangtua dengan sekolah. Hubungan antara orang tua dengan guru yang erat saling bekerja sama bisa memecahkan persoalan siswa. Baik dalam belajar atau pergaulan di sekolah, maupun di rumah. Karena selama ini orang tua ke sekolah ketika pembagian rapor atau saat perpisahan.
Aktivitas ini tidak sebatas mengantar anak di luar pagar sekolah saja. Kemudian siswa masuk sekolah dan orang tua pulang sambil keduanya melambaikan tangan. Namun orang tua harus benar-benar ikut masuk sampai di dalam kelas. Setelah sampai di dalam sekolah, orangtua harus berkomunikasi dengan para guru. Khususnya guru yang akan mengajar sang anak. Dengan maksud bahwa orangtua tua menitipkan anaknya kepada guru di sekolah.
3. Kewajiban berdoa bersama-sama ketika akan mengawali dan mengakhiri proses pembelajaran di kelas. Konsep yang diterapkan awal proses berdoa bersama dipimpin oleh guru, dan dihari berikutnya para siswa ditugasi mempimpin doa secara bergantian. Setelah berdoa,
4. Siswa wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum belajar.
menyanyikan lagu kebangsaan ini dilakukan setiap hari. Ketika akan pulang sekolah, juga menyanyikan lagu-lagu perjuangan atau lagu-lagu daerah. Lagu-lagu patriotik populer seperti Bendera (Coklat Band) atau Pancasila Rumah Kita (Franky Sahilatua) boleh dibawakan siswa rame-rame di kelas masig-masing. Jika bosan dengan lagu patriotik, siswa boleh membawakan lagu-lagu daerah setempat. Hal tersebut diterapkan karena selama ini cukup menimbulkan keprihatinan karena siswa-siswa sekarang ini tidak banyak mengenal lagu-lagu daerah sedangkan diindonesia lagu daerah sangat bannyak sekali. sebagai contoh : banyak siswa di Jawa yang tidak tahu lagu-lagu tradisional Jawa. Begitu pula siswa-siswa di Bandung dan sekitarnya, yang mulai tidak mengenali lagu tradisional Sunda.

Demikian aturan teknis yang dikeluarkan kemdikbud yang akan diterapkan di awal tahun ajaran baru 2015-2016. Kemendikbud memberikan instruksi kepada seluruh dinas pendidikan, untuk mengawasi aturan-aturan baru itu. Jika ada sekolah yang bandel tidak menerapkan aturan tadi, disiapkan sanksi teguran.
Dengan adanya aturan baru ini semoga dapat terlaksana dengan baik, karena ini merupakan langkah untuk mengenalkan kembali kepada siswa tentang pengetahuan tentang Indonesia.
Hal tersebut tidak berat dilaksanakan apabila semua pihak memiliki niat untuk maju.
Maju Terus Pendidikan Di Indonesia!

Mendikbud
Anies Baswedan

Petikan Sambutan Mendikbud yang Dibacakan pada Upacara Hari Pertama Sekolah TP 2015/2016

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
SAMBUTAN
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI
Pada Upacara Bendera Hari Pertama Sekolah Tahun Ajaran 2015/2016
Hari ini adalah hari istimewa bagi kita semua. Kita mengawali hari dengan berkumpul bersama di halaman ini. Kita bersama-sama melaksanakan upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan kita, menghormat bendera sembari berbaris rapi sebagai satu komunitas sekolah yang sama. Hari ini istimewa karena inilah hari pertama kita pada tahun ajaran 2015/2016 ini.

Pada hari pertama sekolah ini pula, upacara yang sama ini digelar di setiap sekolah di seluruh penjuru negeri kita tercinta ini. Pada hari ini kalian berdiri rapi bersama saudara-saudara sebayamu dari Sabang sampai Merauke melaksanakan upacara hari pertama memasuki tahun ajaran baru. Semua berseragam rapi, menghormati bendera yang sama, sang dwi warna, menyanyikan lagu kebangsaan yang sama, Indonesia Raya.

Hari ini kita bukan sekadar berkumpul di lapangan. Panjang barisan kalian kalau bergandeng tangan sambung-menyambung akan menghubungkan Kota Sabang di Pulau We hingga Kota Merauke di Papua, yang panjangnya 8.514 km, hingga 4 kali. Berkumpulnya kalian di hari ini adalah juga mengirim pesan bahwa barisan besar ini adalah barisan anak bangsa yang sedang bergerak bersama mendorong kemajuan dan menyongsong masa depan gemilang untuk negeri ini.

Bagi para siswa semua yang saya cintai dan banggakan, di tahun ajaran baru ini, perbaruilah semangat kalian. Belajarlah dengan kesungguhan. Tuntaskanlah setiap pelajaran, terlibatlah dalam kegiatankegiatan di sekolah, berlatihlah untuk bisa memimpin dan dipimpin.
Kalian adalah pemilik masa depan Republik tercinta ini. Kalian tidak hanya sekedar pewaris, tapi di tangan kalianlah masa depan bangsa ini berada. Masa depan negeri ini ada di genggaman anda sekalian! Namun masa depan gemilang tak datang dengan sendirinya, tapi harus diraih melalui kerja keras dan perjuangan, dimulai dari bangku sekolah ini. Pesan saya adalah tinggikan mimpimu, cita-citamu, lalu kerja keraslah, berdoa dengan kesungguhan lalu targetkan pada dirimu bukan hanya berusaha untuk meraih cita-citamu, tapi kalian harus bisa melampaui cita-citamu itu.

Bagi Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan yang saya hormati dan banggakan, anak-anak didik yang hadir disini adalah amanah dari orang tua dan bangsa. Mereka percayakan pada Ibu dan Bapak untuk mendidik, mencerdaskan dan mencerahkan mereka. Bagi sebagian Guru, hari ini adalah hari pertama bertugas di kelas baru, mata pelajaran baru atau bertemu dengan siswa-siswa baru. Demikian juga bagi Kepala Sekolah, ini adalah hari pertama menyambut siswa-siswa yang masuk dari jenjang paling bawah. Jangan biarkan upacara setiap Senin ini menjadi sekadar kegiatan seremonial, tapi harus menjadi wahana bagi seluruh warga sekolah untuk berinteraksi secara reguler dan menjadi wahana bagi Kepala Sekolah untuk memberikan paparan dan arahan bagi seluruh warga sekolah secara rutin.

Mari bersama-sama kita tingkatkan kualitas pendidikan kita dengan menyadari bahwa bukan hanya para siswa, tetapi kita semua harus bisa dan harus tetap menjadi pembelajar. Mari kita tumbuh kembangkan anak didik kita bukan saja untuk meraih angka-angka tinggi di tiap mata pelajaran, tapi mari kita berikan pada mereka keteladanan dalam berbudi pekerti dan kita tumbuhkan karakter kepemimpinan mereka. Mari kita kembangkan budaya sekolah yang bisa menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerja sama dan berkreativitas bagi semua anak didik kita. Mulai hari ini, mari kita kuatkan jalinan silaturahmi sekolah dengan keluarga melalui interaksi yang baik dan rutin antara Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang Tua/Wali. Mari kita kembangkan semua itu melalui kegiatan intra-kurikular, ekstra-kurikuler maupun kegiatan non-kurikuler.

Republik ini membutuhkan generasi baru yang bisa menjawab dan memenangkan tantangan di
jamannya nanti. Karena itu pulalah, hari ini adalah saat yang tepat untuk memulai babak baru bagi kita semua. Ini saat bagi kita untuk membentuk sekolah menjadi taman, menjadi ekosistem pendidikan yang penuh tantangan tapi menyenangkan bagi semua warganya. Siswa senang belajar di sekolah, guru-guru tulus dan gembira dalam mendidik serta menginspirasi, Kepala Sekolah yang bersemangat membangun budaya baik di sekolahnya serta membina warganya.

Ini juga kesempatan bagi kita untuk memulai pembiasaan dalam ekosistem sekolah ini. Saat kita menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik yang akan menjadi karakter dan budaya warganya. Mari biasakan lakukan hal baik, mari kerjakan dengan rutin, karena apa yang kita biasakan akan membentuk budi pekerti kita.
Perlu diingat bahwa budi pekerti ini bukan hanya tentang siswa, tapi juga budi pekerti dari kita semua di dunia pendidikan; termasuk budi pekerti dari seluruh warga sekolah, dari Siswa, Guru, Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya.

Dalam usaha penumbuhan budi pekerti ini, mari kita libatkan orangtua secara dekat, karena Orangtua dan Guru adalah mitra yang perlu bergandengan tangan saat menuntun tumbuh kembang siswa. Jangan lupakan pula pelibatan masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah. Jangan jadikan sekolah sebagai ruang tertutup, namun bukalah satu dindingnya kepada luasnya kenyataan yang ada di masyarakat. Ajak berbagai elemen masyarakat untuk ikut berbagi kepada siswa di sekolah dan ajak siswa terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat di sekitar sekolah.

Mari kita niatkan ikhtiar ini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan siswa kita menjadi anak-anak pembelajar. Langkah pertama di tahun ajaran ini bagi Kepala Sekolah dan Guru untuk menjadi teladan sepanjang tahun. Dan bila kita terus bekerja dengan semangat yang sama di sepanjang tahun dan diikuti tahun-tahun berikutnya, maka kita semua sedang bergerak cepat membentuk bangsa kokoh.

Para siswa yang sedang berdiri di lapangan ini adalah putra-putri bangsa yang akan memimpin Indonesia saat kita merayakan 100 tahun Indonesia Merdeka. Izinkan anak-anak kita tumbuh semua potensinya, menjadi yang terbaik dari dirinya, dan kelak mereka bisa bersama-sama menjadi generasi baru, pembuat Indonesia jadi negeri maju, sejahtera yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.

Selamat berjuang sepanjang satu tahun ke depan!
Salam hangat dan hormat dari seluruh jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Anies Baswedan

Tentang SMP Negeri 2 Muara Uya

SK Pendirian Sekolah dan Izin Opeasional : 0216/O/1992
Tanggal SK Pendirian dan Tanggal SK Izin Opeasional : 05-05-1992

SMPN 2 Muara Uya dibangun pada tanggal 1 Agustus 1991 dengan sumber dana dari APBN tahun anggaran 1991/1992 dengan CV Siam Karya Tanjung sebagai kontraktor. Dulu lebih dikenal dengan sebutan SMP Ribang karena lokasinya berada di desa Ribang kecamatan Muara Uya. Pak Hartani merupakan orang yang pertama kali menjabat sebagai kepala sekolah di SMP yang beralamat di Jalan Bukti Utama ini. Hingga kini, sudah delapan kepala sekolah yang telah menjabat.

Berikut nama kepala sekolah yang pernah menjabat di SMPN 2 Muara Uya:
1.AKHMAD HARTANI (1992-1995)
2.KHAIRANI (1995-1998)
3.H.JANTERA (1998-1999)
4.SYAMLANI (1999- Juli 2002)
5.RUSTAM EFFENDI (Juli 2002- Okt 2005)
6.ABDURRAHIM (Okt 2005- Januari 2011)
7.SULAIMAN FAUJI (Januari 2011-April 2015)
8.YADI KARNADI (10 April 2015 - sekarang)

Pergantian kepala sekolah adalah sebuah hal yang wajar. Namun, satu yang pasti, pengembangan sekolah harus terus berjalan dengan siapapun yang menjabat sebagai kepala sekolah.

SMP Negeri 2 Muara Uya memiliki :
- 6 lokal ruang belajar
- 1 lokal ruang laboratorium IPA
- 1 lokal ruang perpustakaan
- 1 lokal ruang serba guna
- 1 lokal ruang Bimbingan Konseling
- 1 lokal ruang UKS
- 10 orang tenaga pengajar
- 1 orang guru BK
- 1 tenaga administrasi
- 1 orang kepala sekolah

SMP Negeri 2 Muara Uya juga mengakomodasi Beasiswa Prestasi bagi siswa yang berprestasi dan Beasiswa Miskin bagi siswa yang kurang mampu.

Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran SMPN 2 Muara Uya

1. Visi SMP Negeri 2 Muara Uya : “Mengembangkan sikap, IPTEK, dan keterampilan yang berwawasan lingkungan berdasarkan keimanan dan ketakwaan”

Indikator:
a. Terwujudnya pengembangan kurikulum yang adaptif dan proaktif
b. Terwujudnya proses pembelajaran yang efektif dan efisen
c. Terwujudnya lulusan yang cerdas dan kompetitif
d. Terwujudnya SDM pendidikan yang memiliki kemampuan dan kesanggupan kerja yang tiaggi e. Terwujudnya prasarana dan sarana pendidikm yang relevan dan mutakhir
f. Terwujudnya manajemen sekolah yang tangguh
g. Terwujudnya sekolah sehat berwawasan lingkungan
h. Terwujudnya penggalangan biaya pendidikan yang memadai

2. MISI:
a. Terwujudnya pengembangan kurikulum yang adaptif dan proaktif
- Mewujudkan perangkat kurikulum satuan pendidikan yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan ke depan.
- Mewujudkan perangkat pembelajaran dan silabus
- Mewujudkan rencana pelaksanaan pembelajaran
- Mewujudkan pelaksanaan pengembangan kurikulum muatan lokal

b. Terwujudnya proses pembelajaran yrng efektif dan efisien.
- Mewujudkan penyelenggaraan pembelajaran aktif, kreatif, efektf, dan menyenangkan
- Mewujudkan pengembangan metode pembelajaran (proses) di sekolah
- Mewujudkan pengembangan strategi pembelajaran

c. Terwujudnya lulusan yang cerdas dan kompetitif
- Mewujudkan pengembangan kegiatan bidang akademik
- Mewujudkan kepramukaan yang menjadi suri tauladan
- Mewujudkan kemampuan olahraga yaag tangguh dan kompetitif
- Mewujudkan kemampuan seni yang tangguh dan kompetitif
- Mewujudkan kemampuan KIR yang cerdas dan kompetitif
- Mewujudkan siswa yang mempunyai akhlak yang mulia

d. Terwujudnya SDM pendidikan yang memiliki kemampuan dan kesanggupan kerja yang tinggi
- Mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu dan tangguh
- Mewujudkan standar profesionalitas guru
- Mewujudkan standar kompetensi tenaga TU
- Mewujudkan standar monitoring dan evaluasi terhadap kinerja guru dan TU

e. Terwujudnya prasarana dan sasaran pendidikan yang relevan dan mutakhir
- Mewujudkan fasilitas sekolah yang relevan, mutakhir dan berwawasan ke depan
- Mewujudkan pengembangan media pembelajaran
- Mewujudkan pengembangan sarana pendidikan
- Mewujudkan pengembangan prasarana
- Mewujudkan sekolah sebagai wiyata mandala

f. Terwujudnya manajemen sekolah yang tangguh
- Mewujudkan mar'tajemen berbasis sekolah yang tangguh
- Mewujudkan implementasi MBS
- Mewujudkan pengembangan administrasi sekolah

g. Terwujudnya sekolah sehat berwawasan lingkungan
- Mewujudkan kebijakan sekolah sehat berwawasan lingkungan
- Mewujudkan Pengembangan Kurikulum Berbasis Sekolah Hijau (Greening the Curriculum)

h. Terwujudnya penggalangan biaya pendidikan yang memadai
- Mewujudkan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar, dan adil
- Mewujudkan jalinan kerja dengan penyandang dana
- Mewujudkan penggalangan dana dari berbagai sumber

C. Tujuan Pendidikan SMP Negeri 2 Muara Uya.
1. Terwujudnya pengembangan kurikulum yang adaptif dan proaktif
a. Menghasilkan perangkat kurikulum satuan pendidikan yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan ke depan
b. Menghasilkan silabus untuk kelas 7 - 9 semua mata pelajaran
c. Menghasilkan pemetaan SK, KD, Indikator, Aspek untuk kelas 7 - 9 semua mata pelajaran
d. Menghasilkan RPP untuk kelas 7 - 9 semua mata pelajaran

2. Terwujudnya proses pembelajaran yang efektif dan efisien a. Menghasilkan penyelenggaraan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan b. Menghasilkan model/ strategi pembelajaran yang bervariasi dalam rangka meningkatkan mutu layanan pembelajaran bagi siswa (PAIKEM)

3. Terwujudnya lulusan yang cerdas dan kompetitif
a. Menghasilkan pengembangan kegiatan bidang akademik
b. Menghasilkan kepramukaan yang menjadi suri tauladan
c. Menghasilkan kemampuan olahraga yang tangguh dan kompetitif
d. Menghasilkan kemampuan seni yang tangguh dan kompetitif
e. Menghasilkan kemarnpuan KIR yang cerdas dan kompetitif
f. Menghasilkan siswa yang mempunyai akhlak yang mulia

4. Terwujudnya SDM pendidikan yang memiliki kemampuan dan kesanggupan kerja yang tinggi 1) Menghasilkan pengembangkan dan peningkatkan kompetensi tenaga kependidikan
2) Menghasilkan standar profesionalitas guru
3) Menghasilkan standar kopetensi tenaga TU
4) Menghasilkan standar monitoring dan evaluasi terhadap kinerja guru dan TU

5. Terwujudnya sarana dan prasarana pendidikan
a. Menghasilkan fasilitas sekolah yang relevan, mutakhir, dan berwawasan ke depan
b. Menghasilkan pengembangan media pembelajaran
c. Menghasilkan pengembangan sarana pendidikan
d. Menghasilkan pengembangan prasarana
e. Menghasilkan lingkungan sekolah sebagai wiyata mandala

6. Terwujudnya manajemen sekolah yang tangguh
a. Menghasilkan manajemer berbasis sekolatr yang tangguh
b. Menghasilkan implementasi MBS
c. Menghasilkan pengembangan administrasi sekolah

7. Terwujudnya sekolah sehat berwawasan lingkungan
a. Menghasilkan kebijakan sekolah sehat berwawasan lingkungan
b. Menghasilkan Kurikulum Berbasis Sekolah Hijau (Greening the Curriculum)

8. Terwujudnya penggalangan biaya pendidikan yang memadai
a. Menghasilkan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar, dan adil
b. Menghasilkan jalinan kerja dengan penyandang dana
c. Menghasilkan penggalangan dana dari berbagai sumber

D. Sasaran dan Kebutuhan
1. Aspek peningkatan Organisasi sekolah dan Komite sekolah.
2. Aspek pengembangan Kurikulum dan sistem pengujian.
3. Aspek pembinaan lingkungan hidup dan anti korupsi.
4. Aspek Pembinaan Pembelajaran PAIKEM dan Penggunanaan Multimedia.
5. Aspek peningkatan kesejahteraan.
6. Aspek pengembangan kemudahan/sarana prasarana.
7. Aspek perkembangan ketenagaan/personaliti.
8. Aspek pengembangan Sekolah sehat, berwawasan lingkungan, dan agamis.

Top